
Goresan indah ayat suci Al-Qur’an dalam kertas mengantarkan murid SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang meraih prestasi gemilang. Dalam ajang Kampung Ramadan 2026, murid Spemdaba berhasil meraih juara 1 Lomba Kaligrafi tingkat SMP. Berbagai lomba diselenggarakan dalam event ini oleh Syariah Fair Jatim sejak tahun 2023 untuk menyemarakkan bulan Ramadan dengan sasaran peserta dari jenjang TK/RA hingga SMP.
Terdapat beberapa kategori lomba, yaitu tahfiz, menggambar, mewarnai, dan kaligrafi. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 6 – 8 Maret 2026. Selain perlombaan, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kajian Islami dan talkshow dengan beragam tema yang ditujukan bagi anak-anak hingga orang tua, khususnya terkait pendidikan Islam dan parenting.
Lomba kaligrafi tingkat SMP dilaksnakan pada Ahad, 8 Maret 2026 di Balai Pemuda Surabaya yang diikuti oleh peserta tingkat SMP dari berbagai daerah, khususnya Surabaya. Tema lomba kaligrafi adalah “Mengukir Keindahan Ayat, Raih Pahala dan Prestasi” yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni menulis ayat-ayat Al-Qur’an.
Rara, yang bernama lengkap Marcelina Ayu Andira, dikenal sebagai murid yang memiliki bakat menggambar. Dalam kesempatan ini ia mulai menunjukkan keterampilan melalui lomba kaligrafi yang menjadi ajang pertama yang diikutinya. Sempat tidak optimis, namun Rara berhasil mengungguli 25 peserta lainnya dan menjadi juara 1.
Selama 60 menit ia menggambar lafaz bismillah yang begitu simpel tetapi jelas sesuai dengan intruksi lomba. Rara menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam mengolah keindahan huruf Arab menjadi karya kaligrafi yang estetis dan mempunyai makna. Ia mempercantik kaligrafi dengan warna pastel sesuai dengan warna favoritnya.
Berkat ketekunan dalam berlatih dan kreativitas yang terus di asah, kaligrafi Rara berhasil menarik perhatian dewan juri dan mengharumkan nama sekolah. Hal ini menjadi wujud semangat bahwa setiap kesempatan harus dimanfaatkan dengan baik serta keberanian untuk bersaing dengan siapa pun.
“Jujur saya merasa insecure karena langsung berkompetisi di Kota Surabaya. Awalnya ragu, namun saya ingin mencoba. Alhamdulillah dapat juara dan saya menjadi lebih semangat untuk mengembangkan bakat dan siap ikut event-event yang lain.” semangatnya.
Partisipasi dalam kompetisi ini sebagai bentuk dukungan sekolah dalam mengembangkan bakat dan minat murid dalam bidang seni. Melalui semnagat juara yang telah ditorehkan Rara, semoga dapat memantik teman-teman yang lain utnuk terus berkarya, berprestasi, an membawa nama Spemdaba ebih harum di berbgai kegiatan lomba.

Penulis dan Dokumentasi: Dwiki Ayu Pramudya
No responses yet