Kegembiraan dan suasana religius menyatu di halaman sekolah pada Kamis (4/9/2025) sebelum keberangkatan menuju Masjid Namira. Salah satu agenda PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) di SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang adalah Maulid Nabi Muhammad saw. yang dilaksanakan rutin setiap tahun. Acara ini berlangsung dengan lancar, khidmat, dan penuh makna mulai pukul 7.30 – 13.00 WIB yang bertujuan untuk menumbuhkan syukur atas nikmat Allah Swt., menegaskan kecintaan yang lebih mendalam kepada Rasulullah saw., serta mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah.

Berbeda dengan kultur sebelumnya, kali ini Spemdaba mengajak seluruh murid dan guru berkunjung ke Masjid Namira yang beralamat di Jalan Raya Mantup No. KM. 5, Jotosanur, Kecamatan Tikung, Lamongan, dengan mengendarai odong-odong atau kereta mini. Masjid ini tampil mewah dengan gaya arsitektur berkiblat Timur Tengah, yakni didukung dengan fasilitas yang mirip dengan Masjid Namirah yang berada di Arab Saudi. Lebih dari itu, keberadaan kiswah Ka’bah di dalam masjid juga menarik perhatian dengan kesan kemegahan yang berbeda dari masjid-masjid yang lain. Didatangkan langsung dari Masjidilharam, Arab Saudi, kiswah Ka’bah ditempel pada bagian dinding mihrab imam dengan pelindung kaca tebal sehingga tidak sembarangan dapat disentuh oleh pengunjung untuk menjaga keautentikannya.

Murojaah surat Al-Adiyat hingga An-Nas mengalun merdu di dalam masjid yang dipandu oleh Ustazah Indah untuk mengawali kegiatan. Acara inti diisi dengan kajian motivasi islami yang disampaikan oleh Ustaz Muslikh. Beliau membawakan tema “Keteladanan sampai Akhir Hayat” dengan mempertegas bahwa peringatan Maulid Nabi adalah refleksi kelahiran insan termulia di muka bumi ini. Beliau pun menyampaikan sifat-sifat Rasulullah saw. yang seyogianya ditanamkan dalam diri setiap murid Spemdaba.

Di sisi lain, seluruh dewan guru Spemdaba juga kompak mempersiapkan hadiah yang dibungkus kertas coklat sebagai bentuk apresiasi kepada murid yang aktif menjawab pertanyaan selama materi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi murid dalam serangkaian acara yang diikuti. Akbar, salah satu murid yang berhasil menjawab pertanyaan mengaku sangat senang dengan acara ini, “Kegiatan Maulid Nabi Muhammad saw. kali ini sangat-sangat menyenangkan dari awal kita berangkat naik odong-odong yang di situ terdapat teman-teman yang riang gembira dan bercanda tawa, kemudian kita mengaji bersama Ustaz Muslikh. Bertambah seru lagi ketika Bapak/Ibu guru membawa doorprize yang cukup banyak untuk murid yang berhasil menjawab. Alhamdulillah saya berhasil mendapatkan satu. Acara ini menjadi hal penuh makna dan ilmu yang kita dapatkan dari kajian tersebut. Semoga acara ini rutin dilaksanakan dengan suasana yang lebih baru.” tuturnya.

Melihat antusias guru dan murid Spemdaba, kepala sekolah, Abdul Rahman, turut bangga dan menegaskan komitmen sekolah untuk terus berinovasi menghadirkan kegiatan yang membawa kegembiraan sekaligus memperkuat pendidikan karakter, sejalan dengan motto Spemdaba: berprestasi, generasi islami, kreatif, dan mandiri. Selain itu, Alfian Haris Budianto, selaku kesiswaan, juga berharap setiap murid dapat memetik hikmah dari setiap kegiatan sekolah, “Suasana peringatan Maulid Nabi yang penuh kekhidmatan dan keceriaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur serta mempererat ukhuwah di lingkungan sekolah.”

Acara yang ditutup dengan makan nasi kuning bersama dan salat dhuhur berjamaah ini tidak hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga mendalam dan penuh makna. Para murid diharapkan mampu menghidupkan nilai-nilai akhlak mulia Rasulullah saw. dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di masyarakat.

(Dokumentasi: Alfian Haris Budianto)

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *