Balongpanggang – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang (Spemdaba) kembali menyelenggarakan kegiatan bertajuk kepemimpinan, yakni Karantina PR IPM Spemdaba tahun 2025. Sebagai upaya penguatan pemahaman dalam bidang organisasi, kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh murid kelas VII dan VIII yang berjumlah 80 murid serta 35 murid kelas IX sebagai panitia, pendamping, dan pengawas. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari sejak 1 – 5 Desember 2025 setelah kegiatan Sumatif Akhir Semester (SAS) ganjil tahun ajaran 2025-2026.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala SMP Muhammadiyah 2 Balongpanggang, pada hari pertama ini, rutin dilaksanakan dengan berbagai agenda yang menarik, mulai dari materi, Forum Grup Discussion (FGD) hingga simulasi kegiatan kampanye visi dan misi calon ketua PR IPM Spemdaba periode selanjutnya. Panitia telah mengemas kegiatan yang cukup padat, dimulai lebih pagi dari biasanya, yakni pukul 06.00 WIB – 11.00 WIB.

“Kegiatan ini harus dilaksanakan dengan niat dan hati yang ikhlas untuk belajar menjadi pemimpin. Dengan modal utama dua hal tersebut, insyaallah tujuan akan tercapai untuk mencetak generasi yang tangguh, solid, dan visioner sesuai dengan tema kegiatan hari ini.” tandas Bapak Abdul Rahman, S.Pd.

Hari pertama, peserta mendapatkan materi Ke-IPM-an dari dua narasumber, yaitu Sahid Risky Setiawan, S.Pd., dan Yoga Aditya Rusdianto dari PC IPM Balongpanggang periode 2018 – 2020. Dilanjut dengan materi Kepemimpinan di hari kedua, Bapak Safiq Abdillah, S.T., M.M, Gr. sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PD PM) Gresik periode 2023 – 2027, sengaja dihadirkan untuk memantik semangat kepemimpinan murid Spemdaba.

Seluruh murid Spemdaba sangat antusias mengikuti kelas bersama di serangkaian kegiatan Karantina. Ini adalah ruang di mana mereka belajar bersama untuk membangun pendekatan sebelum berkolaborasi dalam organisasi IPM selama satu periode ke depan.

Sebagai tindak lanjut materi, peserta juga melakukan praktik dan simulasi, seperti membuat administrasi program kerja hingga debat visi dan misi. Dengan berbekal materi yang telah didapat di hari sebelumnya, peserta juga didampingi langsung oleh pimpinan IPM periode sebelumnya. Momen ini menjadi penuh makna karena mereka bersama-sama belajar menyusun kegiatan secara sistematis. Untuk meningkatkan peran aktif seluruh peserta, kegiatan diselingi ice breaking dan dilanjutkan dengan mini debat. Dalam sesi ini, peserta mempresentasikan visi dan misi serta melatih kemampuan berargumentasi secara santun.

Puncak kegiatan ini adalah bermalam di sekolah. Agenda malam ini adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya yang dimulai dari ketua umum dan seluruh bidang. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi wawancara bagi murid kelas VIII untuk mengetahui minat dan kesiapan mereka dalam ber-IPM.

Karantina PR IPM Spemdaba resmi ditutup oleh Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Alfian Haris Budianto, S.M., dengan harapan seluruh murid dapat menerapkan dengan baik apa yang telah didapat selama kegiatan ini.

Tidak berhenti pada rangkaian Karantina, kegiatan ini dilanjutkan dengan Pemira (Pemilihan Raya) IPM yang menjadi agenda penting dan dinantikan oleh seluruh warga Spemdaba. Melalui proses Karantina yang intensif, terpilih sejumlah peserta terbaik yang kemudian maju sebagai kandidat Ketua IPM untuk menyampaikan dan mengampanyekan visi serta misi kepemimpinannya. Terdapat empat kandidat, yaitu:

  1. M. Jibran Al-Fath
  2. M. Jalaluddin Rumi
  3. Dwi Azka S.
  4. M. Akbar Maulana Putra A. P

Ananda M. Jalaludin Rumi berhasil memperoleh suara terbanyak dalam Pemira IPM yang diikuti oleh seluruh warga sekolah serta wali murid Spemdaba. Partisipasi wali murid dalam kegiatan ini, yang dilaksanakan bersamaan dengan pengambilan rapor semester ganjil, menjadi wujud kolaborasi aktif positif antara sekolah dan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter dan demokrasi di lingkungan sekolah.

Sebagai tindak lanjut dari seluruh rangkaian pengkaderan ini, kegiatan akan ditutup dengan pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada Rabu – Kamis, 17 – 18 Desember 2025 di Pacet, Mojokerto, yang sekaligus menjadi agenda pelantikan pengurus IPM terpilih. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk kepengurusan IPM yang tangguh, solid, dan visioner dalam menjalankan amanah organisasi secara bertanggung jawab.

Penulis: M. Nur Akbar

Editor: Dwiki Ayu Pramudya

Dokumentasi: Enjelina dan Alfian

One response

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *